Sabtu, Juli 22, 2023

Sendiri Kita Hanya Bisa Melakukan Sedikit, Bersama Kita Bisa Melakukan Banyak Hal

  Budiarto Eko Kusumo       Sabtu, Juli 22, 2023
Tiga hari yang lalu, warga RT 05 RW 01 Kepanjen berkumpul di utara Lapangan Badminton Sitrun yang berada di Jalan Grajen, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Mereka menggoreng ikan untuk acara makan bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H pada malam hari.
Ada sekitar 25 orang, baik tua maupun muda, berguyup. Mereka berbagi peran sendiri-sendiri. Ada yang menggoreng ikan di tungku besar tradisional, ada yang bikin sambal, ada yang siapin lalapan, ada yang menanak nasi, ada yang bikin minuman, ada yang siapin buah, dan ada yang membantu memenuhi hal-hal yang kurang.
Coba kalau hal itu dikerjakan seorang diri, tentu akan kerepotan. Kalau pun selesai, pasti perlu waktu dari pagi hingga sore hari dan ditambah badannya berasa kaku alias pegal semua.

Warga RT 05 RW 01 Kelurahan Kepanjen menggelar acara kumpul bersama di Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H di utara Lapangan Badminton Sitrun

Tatkala saya diundang dan turut menyaksikan kolaborasi warga dalam menyiapkan menu untuk acara makan bersama, saya jadi teringat akan ujaran Helen Keller (1880-1968). Ia terlahir tuli dan buta – mengandalkan orang lain untuk bertahan hidup sejak usia sangat dini.
Bagi siswa penyandang disabilitas, kebebasan untuk menyelesaikan sesuatu sendirian terhambat. Kerja sama bukanlah sesuatu untuk dicoba tapi musti dilaksanakan. Ini diperlukan untuk belajar dan membuka kebijaksanaan dan apresiasi sejati tentang seberapa banyak yang dapat dicapai jika kita bekerja sama.
Joseph P. Lash melalui bukunya, “Helen and Teacher: The Story of Helen Keller and Anne Sullivan Macy” (New York: Delacorte Press, 1980) [
1quoteresearch. (April 21, 2014). Alone We Can Do So Little. Together We Can Do So Much. Retrieved from https://quoteinvestigator.com/2014/04/21/together/#f+8740+1+1
], bercerita bahwa pada awal 1920-an Keller dan gurunya Anne Sullivan memutuskan untuk mendapatkan uang dengan tampil di sirkuit vaudeville. Keuangan mereka genting, dan mereka telah berhasil memberikan pertunjukan di sirkuit Chautauqua di masa lalu.
Tindakan Keller dan Sullivan “berlangsung hanya dua puluh menit”, dan itu termasuk pidato singkat oleh Keller. Pidatonya berbunyi:
“Guru saya telah memberi tahu Anda bagaimana sepatah kata dari tangannya menyentuh kegelapan pikiran saya dan saya terbangun dengan kegembiraan hidup. Saya bodoh; sekarang saya berbicara. Saya berutang ini pada tangan dan hati orang lain. Melalui cinta mereka, saya menemukan jiwa saya dan Tuhan serta kebahagiaan. Apakah kamu tidak melihat apa artinya? Kita hidup oleh satu sama lain dan untuk satu sama lain. Sendiri kita hanya bisa melakukan sedikit. Bersama-sama kita bisa melakukan banyak hal. Hanya cinta yang bisa meruntuhkan tembok yang menghalangi kita dan kebahagiaan kita.”

Kembul bujana di Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H

Di antara kalimat dalam pidatonya yang berbunyi “Sendiri kita hanya bisa melakukan sedikit. Bersama-sama kita bisa melakukan banyak hal” (Alone we can do so little. Together we can do so much) itu, sekarang menjadi ujaran Helen Keller yang menjadi kutipan menginspirasi (inspirational quotes) bagi kehidupan orang lain.
Helen Keller yang semula dianggap “tidak ada harapan dalam hidupnya” karena menyandang disabilitas, berjumpa dengan Anne Sullivan, seorang yang juga disabilitas karena cacat mata yang menjadi guru Keller, merubah dari “tidak ada harapan dalam hidupnya” menjadi “penuh harapan.”
Helen Keller kemudian menjadi salah satu aktivis paling terkemuka dalam 100 tahun terakhir. Bukan hanya menjadi seorang novelis yang produktif, tetapi dia juga seorang guru, aktivis politik, dan sangat menganjurkan hak-hak disabilitas [
2Kelly, Jennifer. “Alone We Can Do So Little; Together We Can Do So Much.” Helen Keller. Retrieved from https://nimblequotes.com/alone-we-can-do-so-little-together-we-can-do-so-much-helen-keller/
].
Di balik ujaran (quote) Helen Keller itu sesungguhnya terkandung pesan perlunya kebersamaan dalam menjalani hidup ini. Karena di dalam kebersamaan itu secara implisit menyimpan energi kerja sama.
Di acara makan bareng (kembul bujana) di awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H, warga RT 05 RW 01 Kelurahan Kepanjen menyiapkan bersama-sama. Hasilnya jiwa menjadi cerah berkat silaturahmi, dan raga menjadi fit karena perut telah berisi. *** [220723]


logoblog

Thanks for reading Sendiri Kita Hanya Bisa Melakukan Sedikit, Bersama Kita Bisa Melakukan Banyak Hal

Previous
« Prev Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sahabat Blog