Sabtu, September 06, 2025

Asystasia gangetica subsp. micrantha, Rumput Israel Berbunga Mungil Nan Indah

  Budiarto Eko Kusumo       Sabtu, September 06, 2025
Di antara rerimbunan tanaman luntas (Pluchea indica) yang ditanam di sela-sela jalan penghubung antara Gedung Utama dan Ruang Konsultasi dan Pengaduan Puskesmas Pakisaji, terselip keindahan alam. 
Di bawah bayang-bayang dedaunan, menyembul tanaman merambat dengan bunga mungil berwarna putih. Sekilas tampak sederhana, namun jika diamati lebih dekat, bunga-bunga itu memamerkan corak bintik-bintik ungu yang memesona di bagian bawah kelopaknya. 
Tanaman itu dikenal sebagai rumput Israel atau ara sungsang - si kecil yang bersahaja, namun menyimpan pesona khas di tengah-tengah lanskap Puskesmas Pakisaji yang beralamatkan di Jalan Raya Karangduren No. 1 Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.
Rumput Israel memiliki nama ilmiah Asystasia gangetica subsp. micrantha (Nees) Ensermu. Nama genus Asystasia berasal dari bahasa Yunani dari gabungan kata “a-“ (tidak) dan “systasia” (bersatu, konsisten) [
1Dave’s Garden. (n.d.). Searching Botanary . Dave’s Garden. Retrieved September 06, 2025, from https://davesgarden.com/guides/botanary/search.php?search_text=Asystasia
]. Jadi, Asystasia berarti "tidak konsisten", merujuk pada bunganya yang simetris radial [
2Yim, E. (2016, July 30). Wild and beautiful. NST Online. https://www.nst.com.my/news/2016/07/161786/wild-and-beautiful#:~:text=The%20genus%20name%20Asystasia%20is,flowering%20plants%20in%20this%20genus.
].

Bunga rumput Israel (Asystasia gangetica subsp. micrantha)

Julukan khusus gangetica berasal dari bahasa Latin “gangēticus”, yang yang berasal dari istilah Yunani Kuno Helenistik Γαγγητικός (gangētikós), yang berarti "dari atau dari Sungai Gangga". Julukan ini digunakan dalam nama botani dan ilmiah untuk menunjukkan hubungan suatu spesies dengan Sungai Gangga di India [
3Asystasia gangetica - Some Magnetic Island Plants. (n.d.). https://somemagneticislandplants.com.au/chinese-violet#:~:text=common%20names:%20Chinese%20violet%2C%20creeping,should%20be%20reported%20when%20found
].
Sedangkan, nama subspesies micrantha berasal dari bahasa Yunani Kuno dari gabungan kata “mikrós" (kecil, mungil) dan “anthos” (bunga, mekar). Istilah ini digunakan sebagai julukan khusus bagi banyak spesies tumbuhan untuk menggambarkan bunga-bunga kecil mereka yang khas [
4Crepis micrantha. (2025, June 26). Discover Cyprus. https://cyprustravels.org/asterales/crepis-micrantha/#:~:text=Etymology%20of%20Crepis%20micrantha,Morphological%20characteristics%20of%20Crepis%20micrantha
].
Spesies tanaman ini mula-mula dideskripsikan oleh botanis Jerman Christian Gottfried Daniel Nees von Esenbeck (1776-1858) pada tahun 1847 sebagai Asystasia coromandeliana var. micrantha, dan dipublikasikan dalam Prodromus Systematis Naturalis Regni Vegetabilis, Sive, Enumeratio Contracta Ordinum, Generum, Specierumque Plantarum Hucusque, Cognitarium, Juxta Methodi Naturalis Normas Digesta (Pars Undecima), atau Prodr. [A. P. de Candolle] 11: 165 (1847).
Kemudian pada tahun 1994, botanis Ethiopia Ensermu Kelbessa (1952-2016) merevisi spesies Asystasia coromandeliana var. micrantha dan mengklasifikasikan menjadi Asystasia gangetica subsp. micrantha, dan dipublikasikan dalam Proceedings of the XIII Plenary Meeting of AETFAT, Zomba, Malawi, 1991. Volume 1, atau Proc. XIII Plenary Meet. AETFAT, Zomba, Malawi 1: 343 (1991 Publ. 1994).

Daun rumput Israel (Asystasia gangetica subsp. micrantha)

Selain bersinonim dengan Asystasia intrusa (Forssk.) Blume, Asystasia gangetica subsp. micrantha mempunyai nama-nama umum (common names): Chinese violet, creeping foxglove, ganges primrose  (Inggris); herbe le rail (Prancis); ondo, ondoko (Kongo); herbe à pistache (Kepulauan Rodrigues); lavana valli (Sansekerta); baya, yaya (Thailand); rumput Johor, rumput Israel, rumput  bunga  putih,  rumput  hantu,  rumput nyonya (Malaysia); rumput Israel, ara sungsang, ruas-ruas (Indonesia);  shí wàn cuò huā, xiǎohuā shí wàn cuò (China).
Rumput Israel (Asystasia gangetica subsp. micrantha) termasuk dalam famili Acanthaceae (suku jeruju-jerujuan). Spesies ini berasal dari daerah tropis dan Afrika Selatan hingga Semenanjung Arab, Komoro, dan Madagaskar. Tanaman ini merupakan tanaman semusim yang tumbuh terutama di bioma tropis yang kering secara musiman [
5Plants of the World Online (Powo). (n.d.). Asystasia gangetica subsp. micrantha (Nees) Ensermu | Plants of the World Online | Kew Science. Plants of the World Online. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:979332-1
].
Asystasia gangetica ssp. Micrantha (rumput Israel) merupakan herba tahunan yang merambat, tumbuh cepat hingga mencapai tinggi 0,5 m (lebih tinggi pada vegetasi penyangga) dan dapat membentuk anyaman karena kecenderungannya untuk berakar pada ruas batang. 
Daunnya tunggal berwarna hijau tua, berbentuk oval, berseberangan, dan lebih pucat di permukaan bawah. Bunganya yang berbentuk lonceng berwarna putih dengan bercak-bercak ungu khas dalam dua garis sejajar. Kapsul biji berbentuk gada dan memiliki empat biji pipih yang diikat dengan kait [
6Westaway, J. O., Alford, L., Chandler, G. T., & Schmid, M. (2016). Asystasia gangetica’ subsp. “micrantha”, a new record of an exotic plant in the Northern Territory. Northern Territory Naturalist, 27, 29–35. https://doi.org/10.5962/p.295465
].

Tanaman rumput Israel (Asystasia gangetica subsp. micrantha) di antara belukar luntas yang ada di halaman Puskesmas Pakisaji, Kabupaten Malang

Karena sifat tumbuhnya yang cepat, tumbuhan ini sering digunakan sebagai tanaman penutup tanah untuk mencegah erosi dan memiliki potensi sebagai pakan ternak serta bahan obat. Menurut Putri et. al. (2013) [
7Putri, Ayu N., et al. "Asiatidri: Potensi Kombinasi Daun Ara Sungsang (Asystasia Gangetica Ssp. Micrantha) dan Seledri (Apium Graveolens L.) sebagai Alternatif Teh Herbal Anti Diabetes Mellitus." Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional Program Kreativitas Mahasiswa - Penelitian 2013, Jakarta, Indonesia, 2013. Indonesian Ministry of Research, Technology and Higher Education, 2013.
], ekstrak metanol daun ara  sungsang (Asystasia gangetica subsp. micrantha) berpotensi dalam pengobatan tipe II diabetes  mellitus  karena dapat menghambat kerja enzim α- amylase dan α- glukosidase.
Di Afrika dan India, infus dari tanaman digunakan untuk meredakan nyeri saat persalinan. Getah ara sungsang juga digunakan untuk mengobati luka, rematik, pembesaran limpa dan kaku leher pada anak-anak, dan sebagai vermifuge. Bubuk akar ara sungsang digunakan untuk mengobati gigitan ular dan sakit perut karena sifat analgesiknya. Selain itu, daunnya direbus untuk mengobati epilepsi dan keluarnya cairan dari uretra. 
Di Nigeria, daun ara sungsang digunakan sebagai obat untuk asma. Jus ini, dikombinasikan dengan kapur dan jus bawang, digunakan di Maluku (Indonesia) untukmengobati batuk kering yang menyebabkan sakit tenggorokan dan ketidaknyamanan di dada. Di Filipina, daun dan bunga digunakan sebagai astringen usus.
Sedangkan, Che Amri et. al. (2023) [
8Che Amri, C. N. A., Zakaria, S. M., Shahari, R., Binti Mohd Tajudin, A. A., Talip, N., Abdul Rahman, M. R., & Siam, N. A. (2023). COMPARATIVE LEAF ANATOMY AND MICROMORPHOLOGY OF ASYSTASIA GANGETICA T.ANDERSON SUBSP. MICRANTHA (NEES) ENSERMU AND RHINACANTHUS NASUTUS (L.) KURZ (JUSTICIINAE, ACANTHACEAE) FROM PENINSULAR MALAYSIA. REINWARDTIA, 22(2), 79–89. https://doi.org/10.55981/reinwardtia.2023.4638
] mengatakan bahwa tanaman gulma ini juga sangat bermanfaat dalam studi etnobotani yang dapat mengobati rematik, sakit perut, masalah jantung, dan asma. *** [060925]


logoblog

Thanks for reading Asystasia gangetica subsp. micrantha, Rumput Israel Berbunga Mungil Nan Indah

Previous
« Prev Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sahabat Blog