Tak hanya tanaman kapri (Lathyrus oleraceus) yang dipotret oleh kader Debit Devita di lereng perbukitan Dusun Tulungrejo RT 17 RW 09 Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Ia juga mengabadikan umbi wortel yang tumbuh subur di dekatnya, umbi jingga yang menyembul dari tanah pegunungan yang sejuk dan gembur.
Wortel adalah tumbuhan jenis sayuran umbi yang biasanya berwarna kuning kemerahan atau jingga kekuningan. Daunnya majemuk menyirip ganda, dengan tepi bertoreh dan berwarna hijau segar. Bunganya tersusun majemuk dalam rangkaian berbentuk payung (umbel), berangkai panjang dan berwarna putih. Buah wortel - yang umum disebut biji - berbentuk lonjong pipih, berukuran kecil, dan berwarna cokelat kehijauan.
![]() |
| Bunga wortel (Daucus carota subsp. sativus) dipotret penulis di Dusun Maron RT 14 RW 08 Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang |
Asal-usul Nama Ilmiah
Nama ilmiah wortel adalah Daucus carota subsp. sativus (Hoffm.) Schübl. & G.Martens. Nama genus Daucus berasal dari bahasa Yunani “daukos”, sebutan kuno untuk jenis wortel liar [
1First Nature. (n.d.). Daucus carota, Wild Carrot: identification, distribution, habitat. First Nature. Retrieved February 17, 2026, from https://www.first-nature.com/flowers/daucus-carota.php
]. Nama spesies carota dari bahasa Yunani “karōton” yang berarti wortel [2etymonline. (n.d.). Carrot - Etymology, Origin & Meaning. Etymonline. Retrieved February 17, 2026, from https://www.etymonline.com/word/carrot
]. Sementara itu, nama subspesies sativus berasal dari bahasa Latin “sativus” (bentuk feminin: “sativa”), yang berarti “dibudidayakan” atau “yang ditabur” [3Momcozy. (2018). Sativa Baby Name Meaning, Origin, Popularity Insights. Momcozy. https://momcozy.com/blogs/baby-names/sativa
].Spesies ini pertama kali dideskripsikan oleh botanis Jerman Georg Franz Hoffmann (1760–1826) pada tahun 1791 sebagai Daucus carota var. sativus. Kemudian pada tahun 1834, naturalis Jerman Gustav Schübler (1787-1834) dan botanis Jeman George Matthias von Martens (1788-1872) mengklasifikasikannya kembali sebagai subspesies dari wortel liar (wild carrot), sehingga digunakanlah nama ilmiah yang dikenal saat ini [
4Schübler, Gustav & Martens, George Matthias von. (1834). Flora von Würtemberg. Tübingen: bei C. F. Osiander (Tübingen, gedruckt bei Hopfer de l'Orme). https://bibdigital.rjb.csic.es/records/item/11878-flora-von-wurtemberg
].![]() | |
| Biji wortel (Daucus carota subsp. sativus) dipotret penulis di Dusun Maron RT 14 RW 08 Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang |
Jejak Sejarah dan Perubahan Warna
Meski telah didomestikasi lebih dari 1.000 tahun lalu di Persia kuno, wortel pada mulanya berwarna ungu atau kuning [
5Kew. (n.d.). Carrot - Daucus carota subsp. sativus. Kew. Retrieved February 17, 2026, from https://www.kew.org/plants/carrot
]. Warna oranye klasik yang kini identik dengan wortel baru populer pada abad ke-17 melalui proses seleksi dan budidaya di Eropa.Tanaman ini termasuk famili Apiaceae (suku adas-adasan) dan memiliki siklus hidup dua musim (biennial). Pada musim pertama, tanaman membentuk roset daun dan akar tunggang membesar sebagai tempat cadangan makanan. Pada musim kedua, tanaman berbunga dan menghasilkan biji.
![]() |
| Daun wortel (Daucus carota subsp. sativus) dipotret penulis di Dusun Maron RT 14 RW 08 Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang |
Nama-Nama Umum di Berbagai Negara
Selain nama binomialnya, wortel memiliki beragam nama umum di berbagai bahasa, antara lain: carrot, garden carrot (Inggris); gårdsmorot (Swedia); dyrka gulrot (Norwegia); ruokaporkkana (Finlandia); havegulerod (Denmark); Gartenkarotte, Mohrrübe (Jerman); tuinpeen, wortel (Belanda); carotte, carotte cultivée (Prancis); acenoria (Spanyol); cenoira (Portugis); carota (Italia); wortel (Indonesia); hú luó bo (Tiongkok); ninjin (Jepang).
![]() |
| Umbi wortel (Daucus carota subsp. sativus) dipotret kader Debit Devita di Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada Sabtu (14/02) |
Kandungan dan Manfaat
Sebagai tanaman pangan penting dunia, wortel dihargai karena kandungan beta-karoten, vitamin, dan berbagai senyawa bioaktifnya. Akar maupun daunnya dapat dimakan. Daun muda kerap dimanfaatkan sebagai campuran sup, sementara akarnya dapat disantap mentah ataupun dimasak [
6Echocommunity. (n.d.). Daucus carota subsp. sativus. Echocommunity. Retrieved February 17, 2026, from https://assets-global.echocommunity.org/pdf/FPI/PFS/Daucus carota subsp. sativus.PDF
].Di Indonesia, wortel lazim digunakan dalam berbagai hidangan seperti sup, timlo, capcai, selat, maupun bestik. Kandungan karoten yang tinggi akan diubah oleh hati menjadi vitamin A, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan penglihatan, terutama dalam kondisi cahaya redup. Karena itu, konsumsi wortel secara teratur bermanfaat bagi penderita rabun malam.
Selain dikonsumsi, wortel juga digunakan secara tradisional untuk membantu mengatasi masalah kulit seperti eksim, luka, luka bakar, dan sengatan matahari. Pemanfaatan pengobatan lainnya secara tradisional meliputi tonsilitis, kolitis, apendisitis, anemia, batu ginjal, keracunan darah, tukak lambung, rematik, gangguan pencernaan, masalah gigi, jerawat, hingga berbagai penyakit kronis [
7NParks. (n.d.). Daucus carota subsp sativus. NParks. Retrieved February 17, 2026, from https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/5/9/5923
].Dari lereng perbukitan Pujon Kidul, wortel tampil bukan sekadar sayuran dapur, melainkan tanaman bernilai gizi tinggi dengan sejarah panjang domestikasi dan manfaat luas bagi kehidupan manusia. *** [170226]





Tidak ada komentar:
Posting Komentar