Sabtu, Juni 27, 2026

Belut Goreng Warung Sawah Ndeso Cluring, Sensasi Kuliner Tradisional di Tengah Asrinya Persawahan Banyuwangi

  Budiarto Eko Kusumo       Sabtu, Juni 27, 2026
Menikmati belut goreng yang renyah di tengah hamparan sawah, rindangnya pepohonan, dan suasana pedesaan menjadi pengalaman kuliner yang sulit dilupakan. Warung Sawah Ndeso Cluring menghadirkan lebih dari sekadar makanan, tetapi juga ketenangan, kebersamaan, dan wisata alam dalam satu tempat.

Singgah Menemukan Surga Kuliner di Cluring
Perjalanan sederhana terkadang menghadirkan cerita yang berkesan. Seusai menemani enumerator Desa Kaliploso, Rahmanurraudhotul Amin, SKM, membeli obat di Apotek Semesta Cluring, kami memutuskan tidak langsung pulang. Sebelum melanjutkan perjalanan, kami mampir menikmati makan menjelang siang di Warung Sawah Ndeso yang berlokasi di Jalan Sembulung - Cluring, Dusun Krajan, Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi.
Lokasinya cukup strategis, sekitar 200 meter di sebelah selatan SMK 17 Agustus 1945 Cluring. Begitu memasuki area warung, suasana sejuk langsung terasa. Pepohonan yang rindang berpadu dengan kebun buah dan sayuran yang ada di belakangnya, menghadirkan nuansa pedesaan yang alami dan menenangkan.

Papan nama Warung Sawah Ndeso Cluring, Banyuwangi


Warung Sawah Ndeso, Tempat Makan Sekaligus Wisata Keluarga
Warung Sawah Ndeso bukan hanya dikenal sebagai tempat menikmati kuliner tradisional. Warung ini merupakan salah satu unit usaha Masjid Al-Mujahidin yang dikembangkan sebagai destinasi kuliner sekaligus ruang rekreasi keluarga.
Selain menikmati aneka hidangan khas, pengunjung dapat tanaman buah dan sayur di kebun, memainkan alat musik angklung, memberi makan ikan di kolam, hingga berkeliling kawasan menggunakan scooter. Perpaduan kuliner dan wisata edukatif tersebut menjadikan Warung Sawah Ndeso memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Area makannya pun dirancang dengan konsep terbuka yang menyatu dengan alam. Gazebo-gazebo berbahan kayu yang dikelilingi pepohonan dengan semilir angin persawahan, menciptakan suasana santai yang membuat siapa pun betah berlama-lama.

Halaman parkie motor di depan Warung Sawah Ndeso Cluring yang cukup luas


Belut Goreng, Menu Andalan yang Menggugah Selera
Di antara beragam pilihan menu, belut goreng menjadi sajian yang paling menarik perhatian. Warung Sawah Ndeso juga menawarkan sambal belut, wader goreng, dan sambal wader sebagai menu khas yang banyak diburu pelanggan.
Pilihan makanan lainnya juga cukup lengkap, mulai dari ayam, bebek, ikan, telur, tempe, tahu, nasi, hingga aneka mi. Sementara untuk menu sayuran tersedia cah kangkung, cah sawi, dan cah tauge yang dimasak dengan cita rasa rumahan.
Saya memilih menikmati seporsi belut goreng yang dipadukan dengan sambal terasi, rebusan sayur, dan cah tauge serta segelas es temulawak.
Belut digoreng hingga berwarna keemasan dengan tekstur renyah di bagian luar, namun tetap lembut di dalam. Gurihnya daging belut berpadu dengan pedasnya sambal terasi menghadirkan sensasi rasa yang sederhana, tetapi mampu menggugah selera. Kesegaran es temulawak menjadi pelengkap yang pas untuk menikmati santap siang di tengah udara pedesaan yang sejuk.

Penampakan bagian kasir dan pemesanan


Bersantap di Lingkungan Persawahan, Menikmati Suasana yang Menenangkan
Pengalaman makan terasa semakin berkesan karena kami memilih bangunan utama yang berada di tepi kolam ikan. Dari tempat itu terlihat Jalan Sembulung – Cluring yang beraspal halus, dan area parker mobil yang cukup luas.
Di gazebo sisi utara tampak sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada yang sedang bertugas di Desa Cluring dan Desa Tampo menikmati makan bersama usai kegiatan. Kehadiran mereka menambah suasana hangat dan akrab, menunjukkan bahwa Warung Sawah Ndeso telah menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat maupun para pendatang.

Makan menjelang siang di Warung Sawah Ndeso Cluring, Banyuwangi


Tumbuh Bersama Masyarakat Selama Lima Tahun
Menurut kasir Ainun Nafisah, Warung Sawah Ndeso telah berdiri sekitar lima tahun. Pengembangannya dilakukan secara bertahap.
Bangunan utama menjadi fasilitas pertama yang dibangun. Seiring waktu, kawasan ini terus berkembang dengan penambahan gazebo, kebun buah dan sayuran, area kolam ikan, hingga berbagai fasilitas penunjang yang kini menjadi daya tarik wisata kuliner pedesaan di Cluring.
Konsep yang diusung bukan sekadar menghadirkan tempat makan, tetapi menghadirkan pengalaman menikmati alam, kuliner tradisional, dan aktivitas keluarga dalam satu kawasan.

Menikmati Kuliner Sekaligus Mendukung Pemberdayaan Masjid
Ada nilai lebih yang membuat Warung Sawah Ndeso berbeda dari tempat makan pada umumnya. Setiap hidangan yang dinikmati pengunjung turut berkontribusi pada pengembangan salah satu unit usaha Masjid Al-Mujahidin.
Artinya, setiap kunjungan bukan hanya menghadirkan kepuasan menikmati kuliner khas Banyuwangi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis masjid.

Belut goreng, sambal trasi dan rebusan sayur, cah tauge, dan nasi putih


Lebih dari Sekadar Makan
Kuliner terbaik bukan hanya tentang rasa, tetapi juga pengalaman yang menyertainya. Di Warung Sawah Ndeso Cluring, setiap suapan belut goreng terasa semakin nikmat karena ditemani semilir angin persawahan, rindangnya pepohonan, dan suasana pedesaan yang damai.
Ungkapan Winda Krisnadefa, penulis dari Indonesia, dalam novel fiksi romansa Macaroon Love – Cinta Berjuta Rasa (2013, Penerbit Qanita), seolah menggambarkan pengalaman tersebut dengan sempurna:
“Makanan bukan hanya masakan yang akan berakhir di perutmu, melainkan sebuah petualangan yang patut dinikmati dan dihargai.”
Warung Sawah Ndeso membuktikan bahwa petualangan kuliner tidak selalu harus mewah. Cukup dengan seporsi belut goreng yang renyah, sambal terasi dan rebusan sayur yang menggoda, segelas es temulawak, serta panorama sawah yang menenangkan, setiap kunjungan dapat berubah menjadi pengalaman yang layak dikenang.
Bagi pencinta wisata kuliner Banyuwangi, Warung Sawah Ndeso Cluring layak masuk dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi. Di sini, cita rasa tradisional berpadu harmonis dengan keindahan alam dan semangat pemberdayaan masyarakat, menjadikan setiap santapan memiliki makna yang lebih dalam. *** [270626]


logoblog

Thanks for reading Belut Goreng Warung Sawah Ndeso Cluring, Sensasi Kuliner Tradisional di Tengah Asrinya Persawahan Banyuwangi

Newest
You are reading the newest post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sahabat Blog