Musim hujan, dengan curah hujan yang melimpah dan tanah yang lembap, merupakan saat yang sangat dinantikan oleh banyak tanaman, termasuk gulma atau tanaman liar. Bagi banyak pekarangan, musim ini bisa menjadi tantangan besar, karena gulma tumbuh dengan cepat dan bisa menyebar luas.
Tak terkecuali di lingkungan Sekretariat SMARThealth yang beralamatkan di Jalan Sidoluhur No. 59B Dusun Lemar Duwur RT 07 RW 01 Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Salah satu di antaranya yang bisa dijumpai adalah tanaman bayam dempo.
Di Indonesia, bayam dempo memiliki nama lokal: bayem empo, bayem lemah (Jawa), bayem hayu, bayem kotok (Sunda), dan ternak lakek (Madura). Tanaman ini berkerabat dekat dengan tanaman kremah (Altenanthera sessilis).
Tumbuhan liar ini menyukai tanah becek, dekat selokan yang ada airnya, saluran irigasi, areal persawahan, pinggir sungai, maupun rawa. Ia terkadang berakar di air yang dangkal dan kemudian menghasilkan batang yang berbaring yang berkembang menjadi tikar yang mengapung.
Meski kerap dianggap sebagai gulma yang meresahkan bagi petani atau orang yang memiliki pekarangan luas, bayam dempo juga mempunyai sejumlah manfaat. Biarpun tanamannya kecil tapi khasiatnya cukup banyak. Bikin kepo aja nih?
![]() |
Bunga bayam dempo (Alternanthera philoxeroides) |
Tanaman bayem dempo memiliki nama ilmiah Alternanthera philoxeroides (Mart.) Griseb. Nama genus Alternanthera berasal dari kata Latin “alternus” (bergantian) dan kata Yunani “anthera” (kepala sari), mengacu pada kepala sari yang bergantian subur dan gersang [
1New Zealand Plant Conservation Network. (n.d.). Alternanthera philoxeroides. New Zealand Plant Conservation Network. Retrieved December 26, 2024, from https://www.nzpcn.org.nz/flora/species/alternanthera-philoxeroides/
].Sedangkan, julukan khusus philoxeroides berasal dari bahasa Latin dari gabungan kata “Philoxerus” (nama genus) dan “-oides” (mirip, menyerupai) sehingga philoxeroides berarti “menyerupai genus Philoxerus [
2Charters, M. L. (n.d.). California Plant Names: Latin and Greek Meanings and Derivations An Annotated Dictionary of Botanical and Biographical Etymology. Calflora. Retrieved December 26, 2024, from https://www.calflora.net/botanicalnames/pagePA-PH.html
].Spesies tanaman ini mula-mula dinamai Bucholzia philoxeroides oleh penjelajah botani, etnolog dan botaniwan Jerman Carl Friedrich Philipp von Martius (1794-1868) pada tahun 1825, dan dipublikasikan dalam Beitrag zur Kenntnis der natürlichen Familie der Amarantaceen [
3Martius, C. F. P. von. (1825). Beitrag zur Kenntnis der natürlichen Familie der Amarantaceen.... Bonn. [Preprinted from Nova Acta Phys.-Med. Acad. Caes. Leop.-Carol. Nat. Cur. 13(1): 207–322. 1826.] (Beitr. Amarantac.)
], atau Beitr. Amarantac. 107 (1825).Kemudian pada tahun 1879, botaniwan dan fitogeografer Jerman August Heinrich Rudolf Grisebach (1814-1879) merevisi dan mengklasifikasi Bucholzia philoxeroides ke dalam genus Alternanthera menjadi Alternanthera philoxeroides, dan dipublikasikan dalam Symbolae ad Floram argentinam: Zweite Bearbeitung argentinischer Pflanzen. Aus dem vierundzwanzigsten Bande der Abhandlungen der Königlichen Gesellschaft der Wissenschaften zu Göttingen [
4Grisebach, A. (1879). Symbolae ad Floram argentinam: Zweite Bearbeitung argentinischer Pflanzen. Aus dem vierundzwanzigsten Bande der Abhandlungen der Königlichen Gesellschaft der Wissenschaften zu Göttingen. Göttingen: Dieterich’sche Verlags-Buchhandlung. https://www.biodiversitylibrary.org/page/39880572
], atau Griseb., Abh. Königl. Ges. Wiss. Göttingen 24: 36 (1879).Nama-nama umum (common names) dari Alternanthera philoxeroides: alligator weed (Inggris); alligatorblad (Swedia); Alligatorurt (Denmark); Alligatorkraut (Jerman); alligatorkruid (Belanda); alternanthère faux philoxère, herbe aux alligators, herbe à alligator (Prancis); hierba lagarto (Spanyol); erva jacare, periquito-saracura, piriquito (Portugis); malancha (Benggala); kimbul-wenna (Sri Lanka); malancha shak (Bangladesh); kanabaw (Myanmar); phakpet-nam, phakpet (Thailand); bayam dempo (Indonesia); xǐ hàn lián zǐ cǎo (China); mizu-tsuru-nogeitô, nagae-tsuru-nogeitô (Jepang); lagunilla (Argentina); raiz Colorado (Uruguay); erva-da-jacaré, tripa-de-sapo (Brasil); hierba lagarto (Ekuador); hierba del caimán (Honduras); hierba caiman, hierba del Caiman (Meksiko).
Tanaman bayam dempo (Alternanthera philoxeroides) termasuk dalam famili Amaranthaceae (suku bayam-bayaman), dan daerah asal spesies ini adalah Trinidad hingga Argentina bagian utara. Ia gemar tumbuh di sekitar perairan.
![]() |
Batang bayam dempo (Alternanthera philoxeroides) yang berabring dan merayap |
Alternanthera philoxeroides (bayam dempo) adalah herba menahun, memiliki batang yang merayap atau meluncur naik ke puncak, tumbuh di pangkal bawah, bercabang, dengan alur berbulu memanjang di dua sisi yang berlawanan.
Akarnya serabut warna putih kekuningan. Batangnya berongga, beruas-ruas, warna hijau keunguan, mengapung di permukaan air, membentuk ponton, atau membentuk tandan kusut yang tumbuh di tepian.
Daunnya tersusun berpasangan, tunggal lonjong meruncing dengan permukaan licin dan mengilap. Tangkai daunnya pendek dan kuat. Bunganya majemuk membentuk tandan warna putih, dengan kelopak berupa bintang berlekuk lima. Bijinya bentuk lanset kecil berwarna cokelat.
Tanaman bayam dempo (Alternanthera philoxeroides) yang berakar di air dangkal akan menghasilkan batang yang berbaring yang berkembang menjadi tikar yang mengapung. Tikar ini membatasi cahaya dan oksigen dan menyebabkan kondisi anaerobik, yang pada gilirannya memengaruhi flora dan fauna asli [
5Van Driesche, R. G., Carruthers, R. I., Center, T., Hoddle, M. S., Hough-Goldstein, J., Morin, L., Smith, L., Wagner, D. L., Blossey, B., Brancatini, V., Casagrande, R., Causton, C. E., Coetzee, J. A., Cuda, J., Ding, J., Fowler, S. V., Frank, J. H., Fuester, R., Goolsby, J., … van Klinken, R. D. (2010). Classical biological control for the protection of natural ecosystems. Biological Control, 54, S2–S33. https://doi.org/10.1016/j.biocontrol.2010.03.003
]. Disejumlah neagara, tanaman ini sudah dianggap sebagai gulma invansif yang mempengaruhi peredaran air di kanal-kanal maupun saluran irigasi.Namun demikian, sesungguhnya batang dan daun Alternanthera philoxeroides (bayam dempo) dapat dimakan jika direbus [
6Plants of Louisiana. (n.d.). Alternanthera philoxeroides. Wetland and Aquatic Research Center; U.S. Geological Surve. Retrieved December 26, 2024, from https://warcapps.usgs.gov/PlantID/Species/Details/2351
]. Di Indonesia, pucuk muda dimakan mentah atau dimasak. Ekstrak ini dapat digunakan sebagai sistem penyaringan tersier untuk limbah rumah tangga [7Lemmens, R.H.M.J. & Horsten, S.F.A.J., 1999. Alternanthera philoxeroides (Mart.) Griseb.. In: de Padua, L.S., Bunyapraphatsara, N. and Lemmens, R.H.M.J. (Editors): Plant Resources of South-East Asia No 12(1): Medicinal and poisonous plants 1. PROSEA Foundation, Bogor, Indonesia. Database record: prota4u.org/prosea
].Bayam dempo memiliki kandungan mineral yang sangat banyak sehingga sebaiknya dikonsumsi sebagai makanan manusia, sebagai salad atau hiasan. Jika dimakan dalam jumlah sedikit, tidak akan menimbulkan efek buruk. Rasanya lebih enak daripada beberapa sayuran salad biasa dan lebih nikmat jika diberi garam dan saus salad. [
8Bates, R.P., Hentges, J.F. Aquatic weeds — Eradicate or Cultivate?. Econ Bot 30, 39–50 (1976). https://doi.org/10.1007/BF02866783
].![]() |
Tanaman bayam dempo (Alternanthera philoxeroides) yang merayap di tepi saluran irigasi Dusun Lemah Duwur, Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang |
Di Bangladesh, tanaman ini dijual sebagai sayuran di pasar lokal. Fenolik dan flavonoid dalam tanaman dikaitkan dengan aktivitas penangkal radikal bebas [
9Suraiya, S., Mohona, M. A. S., Fatema, M., Haq, M., Rahman, M. A., & Mondal, S. (2024). Edible Paper Sheets from Alternanthera philoxeroides and Hypophthalmichthys molitrix: Smart Biomass Valorization. Biomass, 4(2), 414-428. https://doi.org/10.3390/biomass4020020
]. Tanaman ini sangat populer untuk mengatasi berbagai komplikasi kesehatan termasuk penyakit kewanitaan, rabun senja, batuk berdarah, hematuria, campak, pilek dan demam, stranguria dengan urin keruh, ensefalitis B, antrasia, eksim, gigitan ular berbisa, dan furunkulosis, dari dulu hingga sekarang di kalangan penduduk desa dan tabib tradisional [
10Khandker, S. S., Alam, M., Uddin, F., Shapla, U. M., Lubna, N., Mazumder, T. A., Marzan, M., Mondal, M., Khalil, M. I., Karim, N., Shakil, M. S., & Hossen, M. S. (2022). Subchronic Toxicity Study of Alternanthera philoxeroides in Swiss Albino Mice Having Antioxidant and Anticoagulant Activities. Journal of toxicology, 2022, 8152820. https://doi.org/10.1155/2022/8152820
].Di Tiongkok, tanaman bayam dempo (Alternanthera philoxeroides) telah digunakan secara luas sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit virus (misalnya, campak, influenza, dan demam berdarah). Tanaman ini secara tradisional telah digunakan di India sebagai obat anemia, untuk mengobati diare, dan untuk mengobati kondisi darah tertentu, demam, depresi pascapersalinan, luka, dan untuk merangsang sekresi susu di Thailand [
11Nahar, L., Nath, S., & Sarker, S. D. (2022). "Malancha" [Alternanthera philoxeroides (Mart.) Griseb.]: A Potential Therapeutic Option against Viral Diseases. Biomolecules, 12(4), 582. https://doi.org/10.3390/biom12040582
].Meski tanaman Alternanthera philoxeroides (bayam dempo) sering dianggap sebagai gulma yang invansif dan berbahaya karena pertumbuhannya yang sangat cepat dan kemampuannya untuk menguasai habitat perairan, namun tanaman ini ini memiliki manfaat yang tidak boleh diabaikan, baik dikonsumsi maupun pengobatan.
Daunnya kaya akan nutrisi dan dapat dimasak dengan berbagai cara, seperti direbus, dikukus, atau dijadikan salad. Rasa daunnya yang lezat dan tekstur yang lembut menjadikannya pilihan yang baik sebagai sumber sayuran hijau dalam makanan sehari-hari.
Tanaman bayem dempo juga memiliki berbagai manfaat dalam pengobatan tradisional. Beberapa potensi manfaat medisnya meliputi: antiinflamasi, antioksidan, menurukan tekanan darah, antimikroba maupun detoksifikasi. Masih kepo kah? *** [271224]
Alhamdulillaah ......
BalasHapusMmmuuuaaannntttaaappp pisan euy .....